Senin, 14 Maret 2011

Laksan dan Celimpungan

Laksan berbahan dasar pempek lenjer tebal, dipotong kecil-kecil dan kemudian disiram kuah santan pedas.
 

Celimpungan, mirip laksan hanya saja adonan pempek dibentuk mirip tekwan yang lebih besar dan disiram kuah santan.

Kue Srikayo

berbahan dasar utama telur dan daun pandan, berbentuk mirip puding. Kue berwarna hijau ini biasanya disantap dengan ketan dan memiliki rasa manis dan legit.

Kue Engkak Ketan


Kue ini bahan dasarnya dominan tepung ketan dan santan kelapa. Dipanggang berlapis-lapis dengan menggunakan loyang (cetakan) berukuran 20 x 20 x 6 cm. Untuk penyimpanan dalam waktu yg agak lama, agar awet dan tetap empuk, kue harus dikukus lagi lebih kurang 10 menit.

Kue Lapis Kojo

Jual KUE BASAH KhAS PALEMBANG (ENGKAK KETAN,BOLU 8 JAM,MASUBA,LAPIS KOJO)
Cara membuat lapis kojo hampir sama dengan cara membuat bolu lapis legit. Rasanya pun tidak kalah legitnya dengan bolu lapis legit. Kue ini bahan dasarnya dominan santan,telur dan tepung dan pewarna alami.Pewarna yg digunakan adalah daun pandan dan daun suji (bukan pewarna sintetis).

Kue 8 Jam

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgNYmP-QY1ytp4bYJmabP22uKrqaAyV-F27atWbrfM67yInzAK6M-y4XnmLOjKKOnOf-ZDF-EHveFcvc1eTwOAhCHSuPU0LmRFCKCJuFdEcTqhg3j35-YyWfeesfo8BDIUdgE8ju0mw-ty8/s320/kue+8+jam.bmp
Dengan adonan mirip kue maksubah, kue ini benar - benar sesuai dengan namanya karena dalam proses pembuatannya membutuhkan waktu delapan jam. Kue ini bahan dasarnya dominan menggunakan telur bebek bahkan sampai 25 butir. Dikukus dengan menggunakan loyang (cetakan) berukuran 20 x 20 x 6 cm selama 8 jam dan dipanggang di oven.

Kue Maksuba


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmmEi-Tda_JsNOD7BRvN16kieXU05mDUbMQadt9znidGDloT1aoCCD2v-MordEquKxZ9pyUzLPTQP1RCmAZJ0uceIXYxtvTgMkFya1JGm9-OTdM5aK1aCFR1cnJwMxHSGWs8vVhZNaNCo/s320/maksuba.jpg
Kue khas Palembang yang berbahan dasar utama telur bebek dan susu kental manis. Dalam pembuatannya telur yang dibutuhkan dapat mencapai sekitar 28 butir. Adonan kemudian diolah mirip adonan kue lapis. Rasanya enak, manis dan legit. Kue ini dipercaya sebagai salah satu sajian istana Kesultanan Palembang yang seringkali disajikan sebagai sajian untuk tamu kehormatan. Namun saat ini kue maksubah dapat ditemukan di seluruh Palembang dan sering disajikan di hari raya.

Pindang Patin

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivNVS0jInnANknVXIhJMZ36S6mOGZ0a4BHAmgdWEXWHkEvSKjRE_F4xwC0lfFFimNr7dJ13_4-lyjZUpjaZCwK0nMx6wj8rEFxuU_9uF6-BOVhGcu21rk_lCneaDrEg-6Cra58jW7gTMg/s1600/pindang-ikan-patin1.jpg

Salah satu makanan khas Palembang yang berbahan dasar daging ikan patin yang direbus dengan bumbu pedas dan biasanya ditambahkan irisan buah nanas untuk memberikan rasa segar. Nikmat disantap dengan nasi putih hangat, rasanya gurih, pedas dan segar. Pindang Patin pun juga memiliki citarasa yang unik, selain adanya irisan nanas sering juga ditambahkan potongan belimbing asam atau belimbing sayur dan juga lembaran pucuk daun Kemangi. Sering juga dijumpai Pindang Patin yang kuahnya terdapat gilingan cabe merah yang digiling kasar sehingga pada saat kita mengaduk kuahnya, pecahan cabe pun ikut menyebar.